Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkontribusi untuk Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan di bidang sistem informasi digital desa

Ada sejumlah mahasiswa yang membaktikan diri di bidang tersebut.

Mereka tergabung dari dua jurusan berbeda yaitu, 4 orang jurusan Teknik informatika yang terdiri dari Muhammad Ainurrisky, Muhammad Imam, Rahmat Yusuf Ardhitian, Mohammad Nashrullah dan 1 orang  Teknik Siipil, Muhammad Reyhan Yoda Islamey. 

Mereka tergabung dalam satu Tim PMM Bhaktimu Negeri yang berlokasi di Desa Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan

Secara teknis mereka melakukan pengabdian dalam pelaksanaan PMM selama 30 Hari dengan membawa kemajuan besar bagi dunia digital di desa tersebut. 

Pelaksanaan PMM yang dilakukan mahasiswa UMM tersebut fokus pada  ‘Rancangan Sistem Informasi Desa Bulangan Haji Berbasis Website’.

Ide itu didasarkan pada posisi Desa Bulangan Haji yang merupakan desa yang berada di pelosok.

Mohammad Imam, salah satu Mahasiswa UMM mengatakan, kondisi Desa Bilangan Haji yang sangat tertinggal dalam hal teknologi ini butuh sentuhan pola digital di era 4.0 menuju era 5.0 ini. 

Melihat kondisi ini juga maka bisa dimungkinkan angka melek teknologi di desa ini sangat kecil, karena minimnya pengetahuan dan kemauan warga untuk tahu perkembangan teknologi saat ini. 

“Pada masa pandemi seperti ini kita dituntut untuk melakukan sesuatu secara online di karenakan pemerintah melarang kita untuk keluar rumah, jadi segala sesuatu yang bisa dilakukan di rumah harus dikerjakan di rumah,” kata Mohammad Imam kepada TribunMadura.com, Rabu (29/12/2021).

Menurut dia, projek atau kegiatan utama dari kegiatan PMM UMM ini adalah pembuatan website desa dan berbagai perangkat sosmednya. 

Adanya sistem informasi ini masyarakat diharapkan bisa memantau berbagai kegiatan dan program desa hanya dengan di rumah saja dengan cara membuka HP.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.